Pemberian penambahan diskon tarif ini adalah salah satu langkah SPSL yang merupakan dari bagian Pelindo group, dalam rangka menunjang kelancaran arus logistik dan merupakan salah satu upaya bersama dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi, penguatan rantai pasok dan ekosistem logistik, kata Direktur Utama PT. Pelindo Solusi Logistik Solusi SPSL, Joko Noerhudha, pada Jumat 12/05/2023.

Menurut BPS, pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan I-2023 tercatat sebesar 5,01% (yoy), sedikir mrningkat dibandingkan dengan pertumbuhan pada triwulan sebelumnya sebesar 5,01% (yoy). Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Transportasi dan Pergudangan mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 15,93 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, Komponen Ekspor Barang dan Jasa mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 11,68 persen. Hal ini menandakan pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap kuat di tengah perlambatan ekonomi global.

Joko Noerhudha menambahkan bahwa kedepannya juga akan dilakukan pengembangan akses yang akan menghubungkan terminal Kalibaru, Tanjung Priok dengan JTCC dan pada ruas JTCC juga direncanakan akan dibangun rest area dan logistic hub untuk memfasilitasi kegiatan logistik yang terintegrasi di dalam satu kawasan. Hal ini merupakan salah satu bentuk komitmen korporasi untuk memberikan solusi logistik terbaik dan terdepan yang terintegrasi guna mendorong laju perdagangan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.

Komitmen ini tentunya didukung dengan sistem dan peralatan bongkar muat yang terkini dan infrastruktur lengkap yang berada dikawasan pelabuhan. Ditektur Utama PT. Cibitung Tanjung Priok Tollways atau PT. TCP, Ari Sunaryono menyampaikan pemberlakuan perpanjangan dan penambahan diskon tarif toll JTCC ini merupakan bentuk dukungan Perusahaan untuk membarikan solusi yang tepat untuk mengurai kemacetan lalu lintas distribusi barang, memastikan arus barang tetap lancar adan aman, mendorong perekonomian sekitar, serta sebagai salah satu bentuk pelayanan dan apresiasi perusahaan bagi pengguna jalan tol.

Besaran tarif ini juga berlaku untuk rute sebaliknya JTCC memakai sistem transaksi tertutup, pengguna diwajibkan memakai kartu e-toll yang sama beroperasinya JTCC diharapkan dapat mempercepat mobilitas barang, terutama adalah barang-barang yang berasal dari kawasan-kawasan industri di Bekasi bagian utara dan kawasan-kawasan logistik di Karawang dan Bekasi menuju pelabuhan yang berada di wilayah Jakarta Utara.

Konektivitas yang lebih baik ini di harapkan dapat memangkas waktu tempuh kendaraan. Tentu saja perbaikan waktu tempuh kendaraan itu akan memperkuat daya saing produk-produk Indonesia yang akan diekpor, serta dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dan pengguna jalan sebagai alternatif akses jalan dari dan menuju destinasi di sekitar Bekasi dan DKI Jakarta.