Para Pelaku UKM Indonesia yang berjumlah sekitar 64 juta harus memanfaatkan setiap peluang yang ada secara maksimal, karena kini pemerintah berupaya meningkatkan ekspor dengan mengembangkan kapasitas produksi, modal dan sumber daya nasional, kemudian mendorong pemenuhan standarisasi produk hingga pemasaran. Kemendag telah menggiatkan langkah-langkah strategis untuk meningkatkan ekspor, termasuk dimasa pandemi ini.

beberapa langkah tersebut, papar Agus dapat memaksimalkan keberadaan perwakilan perdagangan di luar negri, penguatan daya saing UKM dan mendorong pemberian fasilitasi para pelaku ekspor untuk mengikuti kegiatan promosi virtual. Kemudian menjajaki peluang bisnis maupun one on one meeting antara eksportir dengan buyerdi luar negri secara virtual.

Wakil Ketua Bidang Industri dan UMKM GPEI Provinsi Jawa Timur menuturkan, memiliki program pelatihan dan pedampingan kepada pelaku UMKM agar siap meneksporkan produknya, dia menjelaskan, pelatihan dan pendampingan bagi pelaku UMKM yang produknya sudah siap ekspor tidak main-main langsung dari pihak ekspor, seperti kepabeanan, bea cukai dan pelindo.

Bahkan dari unsur perbankan sudah memberikan solusi untuk pemodalan, Karena Bank Jatim sebagai sponsor dan mensupport kegiatan ini akan memfasilitasi apabila ada pelaku UMKM yang mendapat permintaan atau order dari buyer