PT. Pelabuhan Indonesia II (Persero)/IPC menyiapkan layanan shore to ship (STS) di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta untuk mewujudkan pelabuhan yang ramah lingkungan (green port). Dengan adanya fasilitas STS, kapal yang bersandar dipelabuhan bisa mengganti penggunaa bahan bakar minyak (BBM) dengan memanfaatkan energi listrik yang disediakan di dermaga.

Fasilitas ini didesain untuk menggantikan sumber energi kapal yang sebelumnya menggunakan BBM menjadi sumber energi listrik. Kelebihan fasilitas yang disiapkan saat ini adalah multi frekuensi (50 Hz  dan 60 Hz) dan multi tegangan (380V, 400V, 440V, 450V, 460V), Fasilitas ini juga dapat menjamin keamanan jaringan dan peralatan listrik di dalam kapal dengan menggunakan trafo isolasi.

fasilitas shore to ship dilengkapi dengan mobile converter yang dapat mengikuti lokasi sandar kapal. Desain ini dipilih untuk menyesuaikan kebutuhan listrik didalam kapal yang memiliki keragaman frekuensi, fasilitas STS ini akan dikembangkan di Dermaga Petikemas Domestik, Pelabuhan Tanjung Priok. nantinya secara bertahap fasilitas ini akan dipasang diseluruh pelabuhan yang dikelola IPC.

IPC memiliki peran strategis dalam ekosistem pelabuhan. Karena itu, IPC akan terus melakukan berbagai inovasi untuk kemudahan layanan kepelabuhan guna meningkatkan efesiensi biaya logistik nasional, IPC juga tengah mengembangkan platform i-Hub yang akan menjadi platform tunggal untuk seluruh layanan dipelabuhan. Platform ini mencakup layanan mulai dari registrasi, permintaan layanan di pelabuhan, pembayaran serta tracking kargo secara daring. Melalui anak perusahaan yakni PT. ILCS, IPC juga mengembangkan berbagai aplikasi untuk digital seaport, payment solution, dan Supply Chain Manajement (SCM) solution.