otoritas pelabuhan (OP) Tanjung Priok menggelar OP Awart 2020, pada kamis 24/01/2021, bertempat di Harris Hotel, Jakarta Utara. Kegiatan ini dibuka oleh Dirjen Perhubungan Laut Agus Purnomo secara online, Dalam sambutannya Agus Purnomo menyampaikan bahwa penganugerahan OP Awards 2020 ini merupakan bentuk dan bukti apresiasi Kementerian Perhubungan melalui Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok, selaku instansi pemerintah terhadap Badan Usaha Pelabuhan (BUP), Terminal Operator, serta para Stakeholders di lingkungan Pelabuhan Tanjung Priok yang telah berupaya untuk meningkatkan kinerja, layanan digitalisasi kepelabuhan, serta meningkatkan upaya-upaya lainnya untuk menuju Green Port, dan tentunya ke depan menuju Smart Port.

Agus Purnomo pada kesempatan ini juga menyampaikan ucapan duka citanya atas musibah yang menimpa Sriwijaya Air yang jatuh dan menelan banyak korban. Tak lupa, Dirjen Laut juga mengingatkan supaya semuanya tetap menjalankan protokol kesehatan. Agus juga meminta supaya kegiatan ekspor impor melalui Tanjung Priok bisa berjalan lebih cepat lebih efisien, serta efektif. Karena itu, dukungan semua pihak sangatlah dibutuhkan untuk pencapaian ini. “Saya berharap agar target menjadikan Priok green port atau smart port supaya diwujudkan. Para stakeholders agar menciptakan suasana kondusif,” katanya.

Menurut Dirjen Laut, Pemerintah akan selalu mendukung apa yang diperlukan untuk menjadikan Tanjung Priok sebagai pelabuhan menuju green port atau smart port. Dirjen Laut Agus Purnomo pun mengungkapkan bahwa pemberian penghargaan kepada para stakeholders didasarkan atas 7 (tujuh) kategori, antara lain adalah Kontributor PNBP 2020, BUP/Terminal Operator Dengan tingkat pencapaian Zero Accident, BUP/Terminal Operator Terinovatif dalam mendukung Digitalisasi Layanan Kepelabuhanan, BUP/Terminal Operator Green Port, PBM terbaik dalam Administrasi dan Pelaporan, TKBM Paling Produktif dan Safe Performance, serta Terminal Operator dengan kinerja terbaik.

“Kami berharap, penganugerahan penghargaan-perhargaan tersebut dapat memicu dan memotivasi para stakeholders di lingkungan Pelabuhan Tanjung Priok untuk terus meningkatkan pelayanan kepelabuhanan menjadi lebih baik lagi, sehingga dapat berdampak langsung kepada masyarakat, yang tentunya akan berkontribusi terhadap penyelenggaraan pelayanan perhubungan yang handal, berdaya saing dan memberikan nilai tambah, serta dapat meningkatkan Logistic Performance Indeks (LPI) secara nasional,” ungkap Agus Purnomo.

Pada kesempatan ini juga, Dirjen Laut Agus Purnomo menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia penyelenggara serta semua pihak yang terlibat sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan lancar. Dalam laporannya, Kepala OP Priok Capt. Mugen menyatakan bahwa maksud dan tujuan diadakannya kegiatan ini adalah memberikan apresiasi, dukungan dan motivasi kepada Stakeholders di Pelabuhan Tanjung Priok.

Tujuan kegiatan ini adalah agar Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok dapat memberikan motivasi atau memacu dalam meningkatkan kinerja dan produktifitas pelayanan kepada pengguna jasa dibidang transportasi laut,” ujarnya. Menurut Capt. Mugen, ada 7 kategori penilaian dalam penganugerahan Kontributor PNBP 2020, yaitu Kontributor PNBP Terbaik, Kontributor PNBP Jasa Labuh Terbesar, Kontributor PNBP Konsesi Terbesar, BUP/Terminal Operator Dengan Tingkat Pencapaian Zero Accident, BUP/Terminal Operator Terinovatif Dalam mendukung Digitalisasi Layanan Kepelabuhanan.

Lalu, BUP/Terminal Operator Green Port, yaitu BUP/Terminal Operator Dengan Administrasi dan Pelaporan Lingkungan Terbaik, kemudian BUP/Terminal Operator Dengan Sarana Pengelola Lingkungan Terbaik, BUP/Terminal Operator Dengan Ide Inovasi Original, BUP/Terminal Operator Dalam Mendukung Green Port di Pelabuhan Tanjung Priok, PBM Terbaik Dalam Administri dan Pelaporan, TKBM Terproduktif dan Safe Performance, serta Terminal Operator dengan Kinerja Terbaik.