Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden China Xi Jinping menyampaikan duka citanya atas tenggelamnya KRI Nanggala -402. Mereka juga menyampaikan rasa dukungannya terhadap 53 awak KRI Nanggala -402 yang gugur.
Ungkapan belasungkawa Putin itu disampaikan oleh Kedutaan Besar Rusia di Indonesia, Kudubes Rusia mengatakan, Putin meyampaikan duka citanya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Vladimir Putin menuliskan belasungkawa dalam akun Facebooknya.
Kudubes Rusia mengatakan, Putin juga meminta Jokowi untuk menyampaikan rasa simpati dan dukungannya terhadap keluarga prajurit TNI yang gugur dalam KRI Nanggala-402. Presiden Rusia meminta untuk menyampaikan kata-kata simpati dan dukungan kepada keluarga dan sahabat para prajurit yang tewas serta masyarakat Indonesia, Lanjutnya
Lalu Presiden China, Xi Jinping menyampaikan duka citanya atas tenggelamnya KRI Nanggala-402 melalui pesan singkat ke Presiden Joko Widodo, Dalam Pesan singkatnya kepada Presiden Jokowi, orang nomor satu dinegara berpenduduk terbanyak di dunia itu mengaku terkejut mengetahui kapal selam milik Angkatan Laut Indonesia tenggelam di dasar laut hingga menyebabkan gugurnya para awak yang bertugas.
Atas nama pemerintah dan rakyat China serta secara pribadi, Xi Jinping mengatakan duka cita yang sangat mendalam kepada para korban. Xi Jinping juga menyampaikan rasa simpati yang tulus kepada pihak keluarga yang sedang berduka.
4 hari sejak dilakukanya pencarian Kapal Selam KRI Nanggala-402, Kepala Staff TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudho Margono mengatakan KRI Nanggala-402 subsunk atau tenggelam dan kapal selam tersebut ditemukan terbelah menjadi tiga bagian.
Anggota Komisi I DPR RI Dede Indra Pernama Sudiro pun turut berduka cita yang mendalam bagi 53 kesatria Tanah Air yang gugur dalam tugas mulia mengamankan wilayah kedaulatan Republik Indonesia. Menurutnya, tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala-402 beserta seluruh awak kapalnya adalah tragedi dalam kemiliteran Republik Indonesia dan menjadi catatan sejarah yang tidak akan terlupakan.
