Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyampaikan perkembangan terkini terkait dengan revisi Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 8 Tahun 2024 yang mengatur tentang kebijakan dan Pengaturan Impor.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kemendag Ni Made Kusuma Dewi mengatakan pembahasan revisi Permendag 8/2024 sudah rampung dan kini masih menunggu tahap legalisasi untuk bisa di berlakukan.

“Revisi Permendag 8/2024 sudah selesai dibahas dan masih dalam proses legalisasi untuk dapat diberlakukan secara resmi,” ujar Made.

Namun beliau menyampaikan bahwa poin revisi dari Permendag 8/2024 masih belum bisa disampaikan kepada publik. Meski demikian, dia mamastikan publik bisa mengetahui substansi revisi Permendag 8/2024 jika sudah diundangkan.

“Untuk poin-poin revisi masih belum bisa disampaikan, jika sudah resmi diundangkan tentu kami akan sebar luaskan,” ujarnya.

Menteri Perdagangan Budi Santoso menargetkan revisi Permendag 8/2024 akan rampung dalam waktu dekat. Namun setelah satu pekan bergulir, revisi Permendag 8/2024 tak kunjung terbit.

“Sekarang masih dilakukan pembahasan, mudah-mudahakn selesai minggu ini. Nanti kami sapaikan isi-isinya apa ya kalau sudah selesai,” katanya.

Mendag Mudi mengungkap revisi Permendag 8/2024 akan memuat deregulasi terhadap produk tertentu untuk menarik investasi investor asing ke Indonesia.

Dia menjelaskan revisi Permendag 8/2024 nantinya juga akan memberikan kemudahan kepada pelaku usaha untuk berusaha di Tanah Air. Dia menambahkan bahwa sejumlah poin dalam revisi Permendag 8/2024 itu sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Kami akan melakukan deregulasi terhadap produk-produk tertentu untuk menarik investasi, untuk menghasilkan kemudahan berusaha. Jadi deregulasi itu tidak hanya kebijakan impor, kebijakan ekspor, dan kebijakan perdagangan dalam negeri,” ungkapnya.