Terminal Petikemas (TPK) Berlian yang dikelola PT Terminal Teluk Lamong (TTL) berhasil menorehkan kinerja positif sepanjang tahun 2025.
Pada periode triwulan IV, tercatat arus peti kemas mencapai 122.895 TEUs. Angka tersebut meningkat 5,46% dibandingkan triwulan IV/2024 yang hanya membukukan 116.535 TEUs.
Burhanudin, selaku Head Terminal TPK Berlian, menyebutkan bahwa Agustus 2025 menjadi bulan dengan arus tertinggi dan aktivitas paling padat, baik dibandingkan bulan-bulan sebelumnya di tahun ini maupun periode yang sama di tahun-tahun lalu.
Menurutnya, salah satu pemicu pertumbuhan tersebut adalah meningkatnya kontribusi pengiriman dari sejumlah perusahaan pelayaran. Selain itu, momentum meningkatnya distribusi barang menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 juga turut mendongkrak volume logistik.
“PT SPIL mencatat kenaikan terbesar dengan tambahan 2.116 TEUs, diikuti PT Meratus sebanyak 1.354 TEUs, serta PT Tanto dengan 880 TEUs,” jelas Burhanudin.
Dengan capaian tersebut, ia optimistis TPK Berlian mampu memenuhi bahkan melampaui target hingga akhir tahun.
“Dengan dukungan tim yang solid, kami percaya performa ini bisa terus terjaga dan ditingkatkan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Burhanudin menekankan bahwa pencapaian ini bukan sekadar soal angka, melainkan bukti konsistensi TPK Berlian dalam memberikan pelayanan bongkar muat yang aman dan lancar.
“Dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan di setiap kegiatan operasional, TPK Berlian berkomitmen mendukung kelancaran arus logistik nasional serta berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia,” pungkasnya.
