Capaian vaksinasi Covid-19 untuk kelompok lanjut usia (lansia) sampai saat ini masih jauh dari target pada tanggal 30 Mei baru 3.294.841 orang kelompok lansia yang telah menerima dosis pertama dari 21.553.118 orang yang di targetkan, Menanggapi hal tersebut, ketua MPR Bambang Soesatyo meminta pemerintah untuk lebih meningkatkan upaya pelaksanaan pemberian vaksin baik dengan cara mengubah metode vaksin, khususnya terhadap lansia agar dapat mengakselerasi capaian. Sebab, data menunjukan kelompok ini (lansia) memiliki risiko paling fatal jika terpapar Covid-19, ujar Bamsoet.

Bamsoet meminta pemerintah pusat bersama pemerintah daerah untuk menggencarkan program vaksinasi bagi kelompok lansia dilakukan dengan jemput bola atau mendatangi langsung para lansia di kediamannya, “Metode ini dianggap lebih efektif sekaligus memberikan kemudahan bagi lansia dalam memperoleh vaksin, dan meyakinkan masyarakat atas banyaknya informasi terkait vaksinasi yang simpang siur.

Dia meminta pemerintah untuk memberikan rekomendasi kepada pemerintah daerah agar screening komorbid bagi lansia ditiadakan. sebab, banyak lansia di daerah yang takut vaksinasi karena pemahaman yang salah dan dampak dari kegiatan screening komorbid. sehingga kondisi itu menghambat cakupan vaksinasi Covid-19.

Meminta pemerintah mengkonter berita terkait vaksinasi yang membuat masyarakat menjadi bingung dan takut membawa anggota keluarganya yang telah berusia lanjut untuk mendapatkan vaksin covid-19. Memang sejauh pelaksanaan vaksinasi Covid-19, kelompok lansia justru mengalami kejadian ikutan pasca-imunisasi (KIPI) yang sangat rendah, ungkapnya.

Meminta komitmen pemerintah untuk mempercepat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 khususnya bagi kelompok lansia, mengingat perlindungan kepada lansia menjadi penting dan harus menjadi prioritas. tak lupa Bamsoet meminta masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan 5M secara ketat, yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, mengurangi mobilitas dan menjauhi kerumunan.