Dikutip dari Palembang (Antara) Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan meyakini Pelabuhan Tanjung Carat bakal menjadi daya tarik bagi investor karena daerah ini menjadi penghasil sejumlah komoditas ekspor. Kepala Biro Pemprov SumseL Afrian Joni di Palembang, mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) terus mendorong pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat yang di targetkan ground breaking pada akhir 2021.
Pembangunan pelabuhan ini sudah mendapatkan lampu hijau dari pemerintah pusat yang akan mengucurkan dana sekitar Rp.300 milliar pada tahun ini. Hadirnya pelabuhan ini nantinya di harapkan dapat menjadi daya ungkit perekonomian Sumsel sehingga daerah tidak lagi sebatas enjadi eksportir bahan mentah juga sudah menjadi eksportir barang setengah jadi dan bahan jadi.
Dengan Infrastruktur ini makan nilai ekspor Sumsel akan terus meningkat, yang sama artinya dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi “selain itu Investor diyakini akan berani masuk ke Sumsel, apalagi bakal di Integrasikan dengan Kawasan Ekonomi Khusus. Sementara itu, Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan pemprov terus mengawal realisasi proyek Pelabuhan Tanjung Carata ini.
Koordinasi ini terus dilakukan antara pemprov dan pemerintah pusat agar target yang diberikan Presiden Jokowi Dodo itu dapat terlaksana, tentunya kami (pemprov) kawal terus, yang mana ada kendala selalu diupayakan agar ditemukan solusinya. Terkait persiapan untuk pembangunan proyek tersebut, ia mengatakan Sumsel sudah memastikan bahwa area seluas 461 hektare yang diproyeksikan menjadi lokasi pelabuhan itu clear and clear (CNC)
