Untuk proyeksi lima tahun ke depan Kementrian Pertanian memproyeksi Indonesia akan mengimpor 1 juta ekor sapi.

Menteri pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan “impor sapinya nanti yang melakukan adalah swasta. Kita sinergi tapi kita upayakan semua legalitas dipermudah,”

Saat ini, Kementan sedang fokus mencari lahan untuk menempatkan sapi-sapi impor tersebut.

“menentukan lahan, menentukan jumlah sapi yang diimpor. Kemudian menentukan pengusahanya, kemudian sumber asal-usul sapi.” Ujar Andi Amran.

Amran mengatakan bahwa jajarannya belum menentukan dari mana sapi akan diimpor. “belum ditentukan siapa yang impor, dari mana Negaranya, nanti kami tentukan.”

Sebelum itu, Presiden terpilih Prabowo subianto mengatakan, program bagi-bagi susu gratis, yang bagian dari program makan bergizi gratis, membutuhkan impor sekitar 1,5 juta sapi.

Menurut Prabowo, impor sapi diperlukan untuk memenuhi kebutuhan minimal sapi dalam memproduksi susu, yakni sebanyak 2,5 juta ekor.

 “jadi kita mungkin harus impor 1 juta atau 1,5 juta sapi. Dalam dua tahun dia akan melahirkan, kita akan punya 3 juta. Kira-kira begitu strategi kita.” Ujar Prabowo.

Prabowo menjelaskan, target dari program susu gratis mencapai 82 juta anak. Dengan begitu, dibutuhkan sekitar 40 juta liter susu.