Beberapa pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indoensia mengaku jika ekonomi nasional sudah kembali pulih, Hal tersebut dibuktikan dengan pernyataan yang disampaikan oleh Ketua Apindo Jateng. Frans Kongi, Frans menjelaskan permintaan barang ekspor kebeberapa negara sudah mulai tinggi sejak tiga bulan terakhir.

Namun, Kendalanya adalah ketersediaan peti kemas yang sudah mulai terbatas, permintaan pasar sudah bagus, tapi kendalanya persediaan peti kemas sudah menipis, kapi para pengusaha kesulitan untuk mencari peti kemas untuk ekspor kami, peti kemas yang terbatas membuat harga sewapun meningkat, Frans menegaskan kini harga sewa peti kemas naik hingga tigas kali lipat.

Karena kontainer terbatas, maka harga sewa pun meningkat, ini yang menjadi keluhan teman-teman pengusaha sejak tiga bulan yang lalu. Namun, hingga saat ini juga pemerintah belum melakukan tindakan kongret untuk menyelesaikan masalah tersebut, Menurut Fans kurangnya peti kemas yang ada di Indonesia akibat berkuranya impor ke dalam negeri, sehingga keluar masuknya peti kemas tidak seimbang.

Kita Ekspor maupun Impor itu akan pasti butuh Kontainer, sedangkan sekarang ini impornya berkurang, informasi yang saya terima banyak kontainer yang tertahan di China dan Singapura, sangat menyayangkan kepada negara yang melakukan Lock Down kembali, walaupun memaksakan untuk Ekspor barang kesana, kapal pasti tidak akan langsung bongkar muat, Alhasil barang kami akan tertahan disana selama berhari-hari dan itu akan menambahkan biaya berlebih.