Selain KM Chantika 10 C yang tenggelam di bibir pelabuhan itu, juga ada tiga KM lainya yang sedang lego jongkar di tengah laut di depan pelabuhan itu ikut dihempas badai hingga kepantai.
Tiga KM itu, yakni KM Hai Makmur yang membawa bahan bakar minyak (BBM) dari Kupang menuju Sabu, KM Indi Matam dan KM Victory merupakan kapal kargo dari Surabaya Jawa Timur.
Kapal Motor (KM) Chantika Lestari 10C yang sehari-hari mengangkut penumpang lintasan Pelabuhan Tenau Kupang menuju Pelabuhan Seba, Kabupaten Sabu Raijua, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tenggelam di Pelabuhan Seba, Senin 5 April 2021. Tenggelamnya kapal dengan kapasitas penumpang sekitar 300 orang ini saat badai Seroja mulai melanda wilayah itu.
Franky Syamsi ketika di hubungi mengatakan, tenggelamnya KM Chantika dan terdamparnya tiga kapal yang lain sedang dalam proses untuk laporan ke Dirjen Perhubungan Laut cq Direk0rat KPLP (Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai).
Frenky mengatakan tidak ada korban jiwa saat tenggelamnya KM Chantika maupun terdamparnya tiga KM lainya. KM Chantika kata dia, sudah lego jangkar beberapa hari dipelabuhan itu karena cuaca buruk.
Kami menahan KM Chantika tak boleh berlayar kembali ke Kupang sejak beberapa hari sebelumnya karena BMKG memberi isyarat ketinggian gelombang 2,5 meter.
Sebanyak 13 anak buah kapal (ABK) termasuk nahkoda menempati gedung pelabuhan Seba. kapal ini merupakan milik dari PT. Dharma Indah.
