dikutip dari TRIBUNMANADO.CO.ID. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memperpanjang PSBB Jakarta mulai 26 Januari sampai 8 Februari 2021, Hal tersebut termaktub dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 51 Tahun 2021 tentang perpanjangan pemberlakuan jangka waktu dan pembatasan aktivitas luar rumah PSBB. “Menetapkan perpanjangan pemberlakuan jangka waktu dan pembatasan aktivitas luar rumah pembatasan sosial berskala besar selama 14 hari,” begitu keterangan poin pertama dalam Kepgub tersebut yang diterima Wartawan, Minggu (24/1/2021).

“Terhitung sejak 26 Januari 2021 sampai dengan 8 Februari 2021,” lanjutnya. Dalam masa PSBB ini, Anies mengimbau warga Jakarta agar konsisten mematuhi protokol kesehatan perihal Covid-19 saat keluar rumah. Diantaranya memakai masker, menjaga jarak, dan selalu mencuci tangan. Keputusan Gubernur tersebut telah ditandatangani Anies Baswedan dan disetujui Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, dan sejumlah pihak lainnya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah memberlakukan PSBB ketat sejak (11/1/2021) hingga (25/1/2021). 3 Provinsi Terbanyak Jumlah Kasus Covid-19 per 24 Januari, DKI Jakarta Teratas Pemerintah melaporkan kasus baru terkonfirmasi virus corona (Covid-19) di Indonesia sebanyak 11.788 orang, pada Minggu (24/1/2021).

Berdasarkan data Gugus Tugas Covid-19, terdapat 3 provinsi dengan angka kasus positif terbanyak di Indonesia, Pertama, Provinsi DKI Jakarta dengan total kasus 3512, sehingga totalnya hari ini menjadi 249,815 orang. Kemudia di susul Jawa Barat sebanyak 2328 kasus baru, sehingga total kasusnya menjadi 125.376 orang. Terakhir Jawa Tengah tercatat sebagai provinsi ketiga penambahan kasus baru tertinggi di Indonesia yakni sebanyak 1515 orang. Hingga Minggu (24/1/2021) total kasus positif Covid-19 di Indonesia sebanyak 989.262 orang.

Data pemerintah juga menunjukkan penambahan pasien sembuh mencapai 7.751 orang Adapun total pasien sembuh secara keseluruhan sebanyak 798.810 orang. Sementara jumlah yang meninggal dunia menjadi 27.835 orang setelah ada penambahan selama 24 jam terakhir sebanyak 171 orang. Jumlah Suspek yang dipantau per hari ini tercatat sebanyak 80.114 orang. Adapun spesimen yang diperiksa hari ini sebesar 48.002 spesimen.