Bambang menuturkan karena kondisi pada saat itu mendesak, sehingga mungkin tidak ada analisa atau penilaian terhadap kualiatas dari alat tes cepat Covid-19 berbasis antibodi yang diimpor dari berbagai negara tersebut.
saat ini TID yang masih digunakan oleh Truk pengangkut peti kemas di pelabuhan Tanjung Priok belum seragam karena masing-masing pengelola terminal peti kemas menerbitkan TID-nya sendiri, sehingga tidak bisa digunakan di terminal berbeda.
Budi Karya memastikan telah menemukan titik dengan kedalaman yang layak yakni 12 hingga 18 meter, selain itu jalan dari terminal peti kemas ke bibir pantai hanya terpaut 500 meter.
Dari anggaran APBN 2020 sebesar Rp. 2.589,9 Triliun, dialokasikan Rp. 695,2 triliun untuk program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dari dampak Covid-19.
“Indonesia sebagai negara kepulauan sudah sewajarnya pula memprioritaskan para pekerja maritim untuk mendapatkan vaksin guna terjaminnya distribusi dan arus barang nasional,” ungkap Carmelita.
Sandiaga menjelaskan, Indonesia dan Hungaria juga memiliki potensi besar dalam meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi kreatif khususnya di bidang teknologi informasi dan start-up.